Blog

  • Amanakan Nataru Kapolri Kerahkan 147 Ribu Personel Gabungan Termasuk Banser Dan Kokam

    Amanakan Nataru Kapolri Kerahkan 147 Ribu Personel Gabungan Termasuk Banser Dan Kokam

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung ke Gereja Katedral dan GPIB Immanuel Jakarta Pusat. Hal itu dilakukan untuk memastikan terciptanya pengamanan dan pelayanan optimal bagi masyarakat yang menjalani ibadah Natal.

    Peninjauan tersebut dilaksanakan bersama dengan Menko Polkam, Menko PMK, Mendagri, Panglima TNI, Kemenag dan stakeholder terkait lainnya.

    Menurut Sigit, peninjauan ini merupakan tindaklanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat bisa mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    “Sesuai arahan Pesiden kita diminta berikan pelayanan terkait operasi Nataru di dalamnya kita mengamankan masyarakat mudik , masyarakat yang melaksanakan Misa ibadah Natal dan masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan pergantian tahun,” kata Sigit usai meninjau Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025).

    Sigit memaparkan, untuk mengamankan Nataru tahun ini, sebanyak 147 personel gabungan dikerahkan. Selain itu, Sigit menyebut juga menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) di antaranya yakni Banser NU dan Kokam Muhammadiyah.

    “Kami Polri saat ini menurunkan kurang lebih 147 personel gabungan dan kemarin juga kami melaksanakan apel bersama-sama dengan rekan-rekan lain seperti Banser. Kami juga mengajak Kokam untuk ikut bersama-sama melaksanakan kegiatan pengamanan khususnya di Gereja yang melaksanakan perayaan misa Natal,” ujar Sigit.

    Dengan dilibatkannya ormas tersebut, Sigit menyebut bahwa, hal itu wujud dari Bhinneka Tunggal Ika. Dimana semua elemen bersatu tanpa melihat agama untuk sama-sama menjaga seluruh Bangsa Indonesia.

    “Ini juga bagian dari wujud Bhinneka Tunggal Ika. Bagaimana seluruh masyarakat, elemen bangsa sama-sama tanpa membedakan agama, namun semuanya bersatu untuk ikut membantu memberikan jaminan rasa aman,” ucap Sigit.

    “Karena itu tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan TNI, stakeholder terkait dan teman-teman dari ormas, Banser, Kokam dan lain yang ikut membantu, bagian wujud dari Indonesia adalah negara besar, negara yang terus menjaga kesatuan dan persatuan,” tambah Sigit menekankan.

    Di sisi lain, Sigit berharap seluruh rangkaian Ibadah malam Misa Natal ini juga bisa mendoakan masyarakat yang sedang mengalami duka cita akibat bencana alam di Sumatra. Ia juga meminta agar seluruh pihak bisa menjaga keamanan dan kelancaran hingga pergantian tahun nanti.

    “Dan kita berdoa semua agar seluruh rangkaian ibadah Misa Natal baik hari ini ataupun nanti pergantian tahun semua bisa berjalan. Tentunya kita titip doakan saudara kita yang sedang terkena musibah untuk kembali bisa bangkit dan kita berdoa sama-sama untuk saudara kita di Sumatra dan saudara kita di seluruh negeri agar semua terjaga dari situasi prediksi yang kemungkiann bisa terjadi akibat ramalan cuaca,” tutup Sigit.

  • Kapolda Metro Pantau Arus Mudik Nataru di Km 10 Tol Cikunir

    Kapolda Metro Pantau Arus Mudik Nataru di Km 10 Tol Cikunir

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memantau arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Km 10 Tol Cikunir. Irjen Asep memastikan seluruh personel telah tergelar di sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan yang menjadi sasaran operasi.
    Setelah melakukan rangkaian pengecekan mulai dari Stasiun Gambir, Gereja Katedral dan Imanuel, Irjen Asep melanjutkan pengecekan ke Pospam Simpang Susun Cikunir Km 10. Km 10 Tol Cikunir menjadi pos pantau keluar-masuknya kendaraan dari dan keluar Jakarta.

    Irjen Asep menyampaikan pemantauan tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dalam pengamanan Nataru, serta mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

    “Data tiga hari terakhir terdapat 477.321 kendaraan telah meninggalkan Jakarta,” kata Irjen Asep, Senin (22/12/2025).

    Polda Metro Jaya menyiapkan 5.044 personel yang tergelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya dalam Operasi Lilin Jaya 2025 ini. Personel terdiri dari 4.217 personel Polri, 394 personel Kodam Jaya, dan 433 personel Pemprov DKI.

    Tidak hanya itu, Polda Metro Jaya juga melibatkan elemen Potensi Masyarakat (Potmas) yang ikut membantu pengamanan dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Pada Operasi Lilin Jaya 2025 ini, Polda Metro Jaya melakukan penebalan pengamanan di gereja-gereja. Selain di gereja yang menjadi prioritas, penebalan pengamanan juga dilakukan di 14 gereja di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Bekasi.

    “Adapun pengamanan juga kami lakukan di tempat ibadah gereja dan melakukan penebalan pengamanan di gereja dengan prioritas tinggi,” imbuhnya.

    Dalam pengamanan ini, Polda Metro Jaya berkolaborasi dengan jajaran TNI, Dishub, ormas, potmas, dan Saka Bhayangkara. Cuaca ekstrem menjadi salah satu potensi yang mendapat perhatian khusus Polda Metro Jaya.

    “Kemudian dalam menghadapi cuaca seminggu ke depan, Polda Metro Jaya turut melaksanakan Siaga Bencana dengan menyiapkan 196 Personel dan sejumlah alsus serta kendaraan SAR yang akan diterjunkan di beberapa titik agar dapat merespon cepat,” jelasnya.

    Setelah dari Pospam Simpang Susun Cikunir, Kapolda dan rombongan melanjutkan pengecekan ke Bandara Soekarno-Hatta, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Pulo Gadung untuk memastikan keamanan arus mudik Nataru.

    Sementara itu, Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa peninjauan pimpinan bertujuan memastikan seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan berfungsi maksimal, khususnya di pusat-pusat keramaian dan transportasi publik.

    “Kami memastikan pelayanan berjalan 24 jam, mulai dari pengamanan, bantuan informasi, hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat,” kata Budi.

    Kombes Budi juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi call center Polri di 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan keamanan selama periode Natal dan Tahun Baru.

  • Lampaui Batas Transparansi: Polri Raih Predikat Informatif dengan Skor Fantastis 98,90!

    Lampaui Batas Transparansi: Polri Raih Predikat Informatif dengan Skor Fantastis 98,90!

     

     

    Jakarta — Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam membuka diri kepada masyarakat membuahkan hasil gemilang. Tahun ini, Polri berhasil menorehkan catatan sejarah dalam keterbukaan informasi publik dengan meraih nilai 98,90. Angka nyaris sempurna ini menempatkan Polri pada kategori tertinggi, yakni Predikat Informatif.

    Pencapaian ini bukan sekadar angka di atas kertas. Menurut Ketua Komisi Informasi Pusat, Dr. Ir. Donny Yoesgiantoro, M.M., M.P.A., nilai tersebut merupakan bukti otentik bahwa Polri telah bertransformasi menjadi lembaga yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas secara konsisten.

    Apa Arti Skor 98,90 bagi Masyarakat?

    Predikat “Informatif” menunjukkan bahwa Polri telah berhasil membangun ekosistem komunikasi yang sehat, di mana masyarakat dapat:

    Mengakses Informasi dengan Mudah: Prosedur permohonan informasi yang lebih ringkas dan digital.
    Mendapatkan Kejelasan: Transparansi dalam kinerja, anggaran, hingga layanan kepolisian.
    Meningkatkan Kepercayaan: Keterbukaan menjadi fondasi utama dalam memperkuat hubungan antara Polri dan warga.
    Konsistensi di Balik Layar

    Meraih predikat tertinggi bukanlah perjalanan instan. Keberhasilan ini mencerminkan kerja keras seluruh jajaran Polri dalam mengimplementasikan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Semangat #PolriInformatif kini bukan lagi sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang diterapkan dari tingkat Mabes hingga ke kewilayahan.

    “Raihan ini mencerminkan komitmen kuat Polri dalam mengimplementasikan prinsip transparansi dan akuntabilitas secara konsisten.” — Dr. Ir. Donny Yoesgiantoro
    Menuju Masa Depan yang Lebih Terbuka

    Dengan skor yang hampir mencapai puncaknya, Polri tidak lantas berpuas diri. Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat.

    Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Polri terus berbenah demi mewujudkan institusi yang modern, profesional, dan dicintai masyarakat melalui keterbukaan informasi.

     

     

  • Kapolda Metro Jaya: Bela Negara Tanggung Jawab Bersama untuk Indonesia Maju

    Kapolda Metro Jaya: Bela Negara Tanggung Jawab Bersama untuk Indonesia Maju

     


    Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri 

    Kepolisian Daerah Metro Jaya beserta staf dan seluruh jajaran menyampaikan ucapan Selamat Hari Bela Negara yang diperingati setiap 19 Desember. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat bela negara sebagai fondasi menjaga kedaulatan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Mengusung tema “Teguhkan Bela Negara, Untuk Indonesia Maju“, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komitmen cinta tanah air melalui peran dan kontribusi nyata di bidang masing-masing. Menurutnya, bela negara bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh warga negara.

    Kapolda menegaskan, Polri khususnya Polda Metro Jaya akan terus berkomitmen menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara profesional, humanis, dan berintegritas sebagai wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera.

    Melalui peringatan Hari Bela Negara ini, Polda Metro Jaya berharap semangat persatuan dan gotong royong semakin menguat, sehingga Jakarta tetap aman dan kondusif, serta Indonesia terus melangkah maju menghadapi berbagai tantangan ke depan.

    #poldametrojaya

    #polriuntukmasyarakat

    #JagaJakarta

     

  • Bersinergi Kapolda Metro dan Wartawan Tanding Sepak Bola di Stadion Presisi

    Bersinergi Kapolda Metro dan Wartawan Tanding Sepak Bola di Stadion Presisi

    Sinergi Lewat Bola, Kapolda Metro dan Wartawan Tanding di Stadion Presisi

    Polda Metro Jaya dan wartawan bertanding bola di Lapangan Presisi.
    Polda Metro Jaya dan wartawan bertanding bola di Lapangan Presisi. (dok. Polda Metro Jaya)
    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri bersama wartawan bertemu di Lapangan Presisi dalam pertandingan minisoccer. Bukan sekadar olahraga, pertandingan persahabatan ini digelar untuk memperkuat sinergi Polda Metro Jaya dengan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Polda Metro Jaya (FWP). 

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya membangun kedekatan emosional sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan media.

    “Melalui kegiatan olahraga bersama, kami ingin menjaga hubungan yang sehat, terbuka, dan saling mendukung antara Polri dan rekan-rekan wartawan sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik,” ujar Budi Hermanto, Jumat (19/12/2025).

     

    Polda Metro Jaya dan wartawan bertanding bola di Lapangan Presisi. (dok. Polda Metro Jaya)

     

    Melalui kegiatan ini, Polda Metro Jaya berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan insan pers dapat terus diperkuat, sehingga penyampaian informasi kepada masyarakat berjalan sejuk, akurat, dan membangun kepercayaan publik.

    Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB pagi tadi itu diikuti oleh jajaran pimpinan Polda Metro Jaya. Selain menjaga kebugaran, olahraga bersama ini menjadi ruang kebersamaan dan komunikasi informal di lingkungan internal kepolisian.

    Pertandingan minisoccer antara PJU Polda Metro Jaya dan FWP PMJ berlangsung dalam suasana akrab dan penuh sportivitas. Interaksi di lapangan mencerminkan hubungan yang cair dan saling menghargai antara Polri dan insan pers.

  • Begini Semangat Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan ‘Jaga Laut Jakarta’ Hingga Pecahkan Rekor MURI

    Begini Semangat Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan ‘Jaga Laut Jakarta’ Hingga Pecahkan Rekor MURI

    Jakarta – Polda Metro Jaya menggandeng para nelayan dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah perairan Jakarta. Melalui program ‘Jaga Laut Jakarta’, 1.000 nelayan berkomitmen untuk mewujudkan keamanan di lautan.

    Program ini diluncurkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri yang ditandai dengan Apel Besar Nelayan Kamtibmas. Kegiatan ini berlangsung di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, yang dihadiri Wakapolda Metro Brigjen Dekananto Eko Purwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra, serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu.

    Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan peran penting nelayan sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas kemanan, terutama di wilayah perairan.

    Kapolda metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin Apel Besar 1.000 Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Istimewa
    “Nelayan adalah garda terdepan di laut. Kami mengajak seluruh nelayan kamtibmas untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di wilayah perairan Kepulauan Seribu,” ujar Irjen Asep, dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025).

    Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyerahkan bantuan kepada nelayan berupa 1.000 paket sembako dan 1.000 life jacket sebagai sarana kontak dan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan nelayan saat melaut.

    “Keselamatan adalah hal utama. Life jacket ini kami harapkan dapat digunakan dengan baik, karena keselamatan nelayan adalah keselamatan keluarga dan masa depan mereka,” ujarnya.


    Polda Metro Jaya menggelar Apel Besar Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Polda Metro
    Apel Besar Nelayan Kamtibmas Kepulauan Seribu ini turut mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan Nomor 12569/R.MURI/XII/2025 untuk kategori Apel Nelayan Kamtibmas dengan jumlah peserta dan perahu terbanyak. Piagam MURI diserahkan kepada Polres Kepulauan Seribu dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

    Setelah pelaksanaan apel, Kapolda melakukan pemasangan stiker barcode program ‘Jaga Laut Jakarta’ pada kapal nelayan di Dermaga Plaza Kabupaten. Program tersebut menjadi sarana pelaporan cepat dan komunikasi antara nelayan dan kepolisian guna menjaga keamanan laut di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  • Penghargaan KIP 2025 Tegaskan Komitmen Polri terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Publik

    Penghargaan KIP 2025 Tegaskan Komitmen Polri terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Publik

    Penghargaan KIP 2025 Tegaskan Komitmen Polri terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Publik

     

    Jakarta — Penghargaan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Tahun 2025 yang diraih Polri menegaskan komitmen institusi tersebut dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

    Penghargaan Arkana Wiwarta Prajanugraha diserahkan dalam kegiatan Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik & Launching Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Tahun 2025 yang digelar pada Senin, 15 Desember 2025, pukul 13.30–16.30 WIB di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta.

    Dalam acara tersebut, Polri hadir melalui delegasi yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, didampingi Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, serta jajaran Divhumas Polri dan pengelola layanan informasi. Kehadiran unsur pimpinan dan pengampu fungsi kehumasan serta PPID ini menjadi indikator kuat bahwa keterbukaan informasi publik dijalankan Polri tidak sekadar sebagai pemenuhan kewajiban regulatif, tetapi sebagai bagian dari tata kelola organisasi yang akuntabel.

    Ketua Komisi Informasi Pusat RI Dr. Donny Yoesgiantoro menyampaikan bahwa Polri dinilai tidak hanya patuh terhadap regulasi keterbukaan informasi, tetapi juga mampu menghadirkan layanan informasi yang mudah diakses, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    “Polri menunjukkan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi telah menjadi bagian dari tata kelola organisasi yang akuntabel,” kata Dr. Donny.

    Capaian ini sekaligus menegaskan peran keterbukaan informasi sebagai instrumen penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi negara.

  • Kabid Humas PMJ: Pers Profesional Mitra Strategis Polri Tangkal Hoaks

    Kabid Humas PMJ: Pers Profesional Mitra Strategis Polri Tangkal Hoaks

    Jakarta — Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang diselenggarakan Polda Metro Jaya bersama Forum Wartawan Polri (FWP) dengan menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan PWI Jaya resmi ditutup pada Selasa (16/12/2025) di Gedung Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

    UKW yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Desember 2025, diikuti oleh 86 wartawan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme, integritas, dan etika jurnalistik.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan UKW menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara Polri dan insan pers di tengah tantangan arus informasi yang semakin cepat dan kompleks.

    “Pers yang profesional, kompeten, dan berintegritas merupakan mitra strategis Polri dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta berperan aktif menangkal hoaks dan disinformasi,” ujar Budi Hermanto. Ia menegaskan Polda Metro Jaya terbuka terhadap kritik yang objektif dan konstruktif sebagai bagian dari kontrol sosial dalam sistem demokrasi.

    Kabidhumas juga mengapresiasi peran PWI Pusat, Dewan Pers, PWI Jaya, Forum Wartawan Polri, dewan penguji, serta seluruh panitia yang telah menyukseskan UKW 2025. Ia berharap kompetensi yang diperoleh peserta tidak berhenti pada sertifikat, tetapi diterapkan dalam karya jurnalistik yang mencerahkan dan membangun kepercayaan publik.

    Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengapresiasi dukungan Polda Metro Jaya dalam penyelenggaraan UKW 2025. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan etika wartawan di tengah dinamika pemberitaan yang semakin kompleks.

    “Uji kompetensi ini menjadi bagian penting bagi wartawan untuk menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat marwah dan martabat pers Indonesia,” kata Munir. Ia berharap kolaborasi antara insan pers dan Polri dapat terus terjalin demi menciptakan ruang informasi yang sehat serta mendukung Jakarta yang aman, tertib, dan kondusif.

  • Tahun 2025 Polri Sabet Arkaya Wiwarta Prajanugraha dalam Monev KIP 

    Tahun 2025 Polri Sabet Arkaya Wiwarta Prajanugraha dalam Monev KIP 

    Tahun 2025 Polri Sabet Arkaya Wiwarta Prajanugraha dalam Monev KIP 

    Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam ajang Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat RI. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen kuat Polri dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan informasi publik yang prima kepada masyarakat.

    Dalam penilaian Monev KIP 2025, Polri memperoleh predikat Informatif dengan nilai 98,90, yang merupakan nilai hampir sempurna dan tertinggi pada kategori Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK). Capaian tersebut menempatkan Polri sebagai peringkat pertama, mengungguli berbagai lembaga negara lainnya.

    Atas capaian tersebut, Polri berhak menerima Penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha, yaitu penghargaan tertinggi yang diberikan Komisi Informasi kepada badan publik terbaik secara nasional. Penghargaan ini diberikan setelah Polri dinilai unggul dalam berbagai aspek, mulai dari pengumuman dan penyediaan informasi publik, ketersediaan dokumen, sarana dan prasarana, pengadaan barang dan jasa, hingga pengembangan kelembagaan dan website.

    Selain itu, Polri juga dinilai terbaik dalam aspek komitmen pimpinan, visi dan misi, kesesuaian dokumen, inovasi, serta kelembagaan, sehingga Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turut memperoleh predikat pimpinan badan publik terbaik bersama enam kementerian dan lembaga lainnya.

    Ketua Komisi Informasi Pusat RI Dr. Donny Yoesgiantoro menyampaikan bahwa capaian Polri mencerminkan implementasi keterbukaan informasi publik yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.

    “Nilai 98,90 dengan predikat Informatif menunjukkan bahwa Polri telah melaksanakan keterbukaan informasi publik secara sangat baik. Tidak hanya patuh pada regulasi, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan informasi yang berkualitas, mudah diakses, serta didukung komitmen kuat dari pimpinan,” ujar Dr. Donny Yoesgiantoro.

    Ia menambahkan, penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha merupakan bentuk apresiasi tertinggi Komisi Informasi kepada badan publik yang berhasil menjadikan keterbukaan informasi sebagai bagian dari tata kelola organisasi.

    “Kami berharap capaian Polri ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi badan publik lainnya untuk terus memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

    Penghargaan Arkana Wiwarta Prajanugraha dalam Anugerah KIP 2025 ini menjadi tonggak penting bagi Polri, sekaligus menegaskan posisinya sebagai Badan Publik Terbaik Nasional dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Indonesia.

  • Buka UKW 2025 Kapolda Metro Jaya  Ingatkan Wartawan Tangkal Hoaks

    Buka UKW 2025 Kapolda Metro Jaya  Ingatkan Wartawan Tangkal Hoaks

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan dukungan Polda Metro Jaya di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ), Senin (15/12/2025).

    Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas wartawan di tengah derasnya arus informasi. Menurutnya, informasi saat ini dapat menyebar sangat cepat, baik yang benar maupun yang tidak benar.

    Ia menyebut pers yang kredibel menjadi benteng penting dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang berpotensi menimbulkan keresahan hingga mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.

    Irjen Asep Edi menegaskan, menjaga kondusivitas Jakarta dari informasi palsu bukan hanya tugas Polri, tetapi juga tanggung jawab bersama. Ia menyebut insan pers sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.

    Pelaksanaan UKW 2025 dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan wartawan memiliki kompetensi yang profesional dan beretika. Kapolda berharap UKW ini melahirkan wartawan yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjadi penyaring informasi yang benar di tengah derasnya arus media sosial.