Author: Admin

  • Ditpolairud Polda Sulawesi Utara dan Bhayangkari Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H serta Komitmen Pelayanan kepada Masyarakat

    Ditpolairud Polda Sulawesi Utara dan Bhayangkari Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H serta Komitmen Pelayanan kepada Masyarakat


    Ditpolairud Polda Sulawesi Utara dan Bhayangkari Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H serta Komitmen Pelayanan kepada Masyarakat

    Dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Sulawesi Utara bersama Bhayangkari menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat. Momentum Idulfitri dimaknai sebagai waktu untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat semangat saling memaafkan setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

    Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan Direktorat Polairud didampingi staf dan pengurus Bhayangkari. Selain sebagai bentuk perayaan hari besar keagamaan, pesan yang disampaikan juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan perairan Sulawesi Utara.

    Dalam pernyataannya, pimpinan Ditpolairud menyampaikan,

    “Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan, tetapi momentum bagi kita semua untuk kembali ke fitrah, membersihkan hati, dan memperkuat tali persaudaraan demi terciptanya kamtibmas yang kondusif.”

    Keluarga besar Ditpolairud Polda Sulawesi Utara juga menyampaikan pesan resmi:

    “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.”

    Selain menyampaikan ucapan, jajaran Ditpolairud menegaskan bahwa personel tetap bersiaga selama masa libur Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan wilayah perairan serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas melalui jalur laut yang menjadi salah satu sarana transportasi penting di wilayah kepulauan.

    Melalui pesan tersebut, Ditpolairud Polda Sulawesi Utara berharap suasana Idulfitri dapat menjadi momentum memperkuat nilai kebersamaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

     

     

  • Kapolri Apresiasi Polda Sumsel, Kecelakaan dan Kriminalitas Turun Saat Malam Takbiran

    Kapolri Apresiasi Polda Sumsel, Kecelakaan dan Kriminalitas Turun Saat Malam Takbiran

    PALEMBANG — Pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Sumatera Selatan berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Hal tersebut disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho usai mengikuti video conference (vicon) nasional bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jumat malam (20/3/2026).

    Dalam vicon tersebut, Kapolri memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran Polda Sumsel yang dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan selama periode arus mudik Lebaran. Bahkan, capaian signifikan ditunjukkan melalui penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas.

    Kapolda Sumsel menjelaskan, kondisi kamtibmas di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel terpantau kondusif. Hal ini tidak terlepas dari kesiapsiagaan sebanyak 4.303 personel gabungan yang ditempatkan di 73 pos pengamanan dan pelayanan.

    “Seluruh personel kami siagakan secara maksimal. Tidak ada ruang untuk kelengahan. Setiap pos harus benar-benar hadir sebagai pusat pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat,” tegas Sandi.

    Sebagai tindak lanjut arahan Kapolri, Polda Sumsel kini memfokuskan pengamanan pada fase arus balik yang diprediksi mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026. Sejumlah langkah strategis pun disiapkan, mulai dari rekayasa lalu lintas di titik rawan kemacetan, pengawasan keselamatan di destinasi wisata khususnya wisata air, hingga peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait kesiapan perjalanan, termasuk kecukupan saldo kartu tol.

    Selain itu, aparat juga mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pasca pelaksanaan Salat Id yang umumnya diikuti aktivitas rekreasi ke berbagai objek wisata.

    Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, Polda Sumsel mencatat tren positif dalam penanganan gangguan kamtibmas. Data menunjukkan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mengalami penurunan sebesar 57 persen, dari 30 kasus menjadi 13 kasus. Sementara itu, kasus penyalahgunaan narkoba juga turun 50 persen, dari 14 kasus menjadi 7 kasus.

    Baca Juga :  Satlantas Polres OKU Gelar Talk Show Kamseltibcarlantas di Radio Sukses FM Baturaja

    Tak hanya itu, pengamanan juga diperluas terhadap 2.338 objek vital dan pusat aktivitas masyarakat, seperti masjid, pusat perbelanjaan, hingga lokasi wisata yang menjadi tujuan warga selama libur Lebaran.

    Kegiatan pemantauan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Gubernur mengapresiasi soliditas dan sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga situasi tetap kondusif selama Ramadan hingga Idul Fitri.

    Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi di musim kemarau.

    Baca Juga :  Kapolres OKU Bersama Forkopimda Resmikan Taman SSO Polres OKU

    “Mari kita rayakan Idul Fitri dengan penuh rasa syukur, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Herman Deru.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya memastikan seluruh sistem pelayanan kepolisian tetap berjalan optimal selama periode Lebaran.

    “Command Center dan layanan 110 aktif selama 24 jam. Kami pastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional,” ungkapnya.

    Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, termasuk fase arus balik, guna memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar. Upaya ini sejalan dengan tujuan mewujudkan mudik yang aman, perjalanan yang lancar, serta kebahagiaan bagi seluruh keluarga

  • Perkuat Solidaritas, Kapolda Sumsel Evaluasi Kinerja Lewat Diskusi Santai

    Perkuat Solidaritas, Kapolda Sumsel Evaluasi Kinerja Lewat Diskusi Santai

    Jakarta – Kapolda Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, menggelar coffee morning yang dirangkaikan dengan analisa dan evaluasi (Anev) kinerja jajaran Pejabat Utama (PJU). Kapolda menyampaikan kegiatan ini merupakan instrumen penting untuk membedah kinerja jajaran.
    Kegiatan ini difokuskan pada evaluasi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) guna menjaga dan meningkatkan profesionalisme personel jajaran Polda Sumsel.

    Kapolda Sumsel memimpin langsung pertemuan yang dilaksanakan di Ruangan Transit Lantai 1 Gedung Presisi Polda Sumsel, Palembang, pada Kamis (26/3/2026). Turut hadir mendampingi Kapolda, di antaranya Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, dan Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, beserta seluruh PJU Polda Sumsel.

    Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan kegiatan ini merupakan instrumen penting untuk membedah kinerja masing-masing satuan kerja (satker). Melalui paparan dari tiap Pejabat Utama, dapat diketahui secara pasti capaian target, kendala di lapangan, serta rumusan solusi untuk perbaikan kinerja ke depan.

    “Ke depan, kegiatan coffee morning ini akan rutin diselingi dengan paparan dari masing-masing PJU Polda Sumsel. Tujuannya agar kita semua memahami program dan kendala tiap satker, sehingga permasalahan organisasi dapat diselesaikan bersama dengan mengedepankan komunikasi lintas fungsi,” kata Kapolda, dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).

    Kapolda menyoroti profesionalisme Polri sangat bergantung pada kompetensi sumber daya manusia. Ia mengingatkan organisasi harus diisi oleh personel yang ahli di bidang tugasnya masing-masing. Oleh karena itu, pengelolaan kompetensi yang terarah menjadi hal mutlak.

    Kapolda menginstruksikan setiap satker untuk segera memetakan kompetensi personelnya. Pemetaan ini akan menjadi dasar bagi penyusunan program pelatihan dan pengembangan kemampuan secara berkelanjutan.

    “Pimpinan di setiap tingkatan bertanggung jawab memastikan anggotanya memiliki kemampuan yang mumpuni. Kompetensi ini harus terus diasah melalui latihan agar personel selalu siap kerja dan pelaksanaan tugas berjalan efektif serta efisien,” ujarnya.

    Mengakhiri kegiatan, Kapolda Sumsel menekankan memajukan organisasi, seluruh elemen di Polda Sumsel tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Soliditas internal, kolaborasi antarfungsi, dan komitmen terhadap profesionalisme adalah kunci utama agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

  • Kapolda Sumsel Hadiri Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H di Komplek Pakri Palembang

    Kapolda Sumsel Hadiri Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H di Komplek Pakri Palembang

    Palembang – Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung khidmat di Masjid Al-Aman Komplek Pakri Palembang, Sabtu (21/03/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh jajaran Polda Sumatera Selatan bersama masyarakat sekitar.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, didampingi Wakapolda Sumsel, Irwasda, Pejabat Utama (PJU), para Pamen, serta pengurus Bhayangkari Sumsel. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam merayakan hari kemenangan.

    Pelaksanaan Sholat Idul Fitri diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan sambutan serta laporan pelaksanaan kegiatan, kemudian pembacaan tata cara sholat Ied. Selanjutnya, jamaah melaksanakan Sholat Idul Fitri yang dipimpin oleh Imam Ustaz KH. Abdurauf, seorang Qori internasional asal Provinsi Banten.
    Setelah pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan khotbah Idul Fitri yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Anis Saggaff, MSCE, IPU, ASEAN-ENG, APEC-ENG, yang juga merupakan tokoh akademisi dan mantan Rektor Universitas Sriwijaya periode 2015–2023. Khotbah berlangsung penuh makna dengan pesan-pesan keimanan, persatuan, serta pentingnya menjaga silaturahmi.
    Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, yang diikuti seluruh jamaah dengan penuh khusyuk. Turut hadir pula masyarakat sekitar Mapolda Sumsel yang memadati area masjid, menciptakan suasana Idul Fitri yang hangat dan penuh kebersamaan.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

  • Pasca-Lebaran, Kapolda Sumsel Tekan Tombol ‘Gaspol’, Karhutla Jadi Atensi Utama

    Pasca-Lebaran, Kapolda Sumsel Tekan Tombol ‘Gaspol’, Karhutla Jadi Atensi Utama

    *PALEMBANG, 25 Maret 2026* – Memasuki hari pertama kerja usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan langsung merapatkan barisan. Mengedepankan semangat melayani dan melindungi masyarakat, Kapolda Sumsel memimpin Apel Pagi sekaligus Halal Bihalal di Halaman Mapolda Sumsel, Rabu (25/3/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., beserta seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Sumsel.

    Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dedikasi personel yang tak kenal lelah menjaga keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri. Beliau menekankan bahwa rasa aman dan nyaman yang dirasakan warga adalah hasil dari sinergitas yang solid antara Polri, ASN, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat. “Keberhasilan pengamanan ini adalah wujud nyata pelayanan kita. Namun,

    tugas melindungi masyarakat tidak berhenti di sini. Personel harus tetap memonitor dinamika arus lalu lintas hingga Operasi Ketupat resmi berakhir malam ini pukul 24.00 WIB,” tegas Kapolda dalam amanatnya. Lebih lanjut, pucuk pimpinan Polda Sumsel tersebut langsung menyoroti tantangan berikutnya yang membutuhkan perhatian serius, yakni kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

    Mengingat musim kemarau yang mulai tiba serta prediksi fenomena El Nino pada tahun 2027, jajaran diminta segera mengambil langkah mitigasi sedini mungkin. Penanganan Karhutla ditegaskan tidak bisa dilakukan sendirian. Kapolda menginstruksikan personelnya untuk kembali merajut sinergi yang kuat dengan berbagai instansi dan masyarakat agar dampak buruk Karhutla terhadap kesehatan dan perekonomian warga dapat dicegah.

  • Pimpin Apel Perdana, Kapolda Sumsel Ajak Jajaran Bersinergi Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla dan Pelayanan Masyarakat

    Pimpin Apel Perdana, Kapolda Sumsel Ajak Jajaran Bersinergi Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla dan Pelayanan Masyarakat

    *PALEMBANG, 25 Maret 2026* – Memasuki hari pertama kerja usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan langsung merapatkan barisan. Mengedepankan semangat melayani dan melindungi masyarakat, Kapolda Sumsel memimpin Apel Pagi sekaligus Halal Bihalal di Halaman Mapolda Sumsel, Rabu (25/3/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., beserta seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Sumsel.

    Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dedikasi personel yang tak kenal lelah menjaga keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri. Beliau menekankan bahwa rasa aman dan nyaman yang dirasakan warga adalah hasil dari sinergitas yang solid antara Polri, ASN, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat. “Keberhasilan pengamanan ini adalah wujud nyata pelayanan kita. Namun,

    tugas melindungi masyarakat tidak berhenti di sini. Personel harus tetap memonitor dinamika arus lalu lintas hingga Operasi Ketupat resmi berakhir malam ini pukul 24.00 WIB,” tegas Kapolda dalam amanatnya. Lebih lanjut, pucuk pimpinan Polda Sumsel tersebut langsung menyoroti tantangan berikutnya yang membutuhkan perhatian serius, yakni kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

    Mengingat musim kemarau yang mulai tiba serta prediksi fenomena El Nino pada tahun 2027, jajaran diminta segera mengambil langkah mitigasi sedini mungkin. Penanganan Karhutla ditegaskan tidak bisa dilakukan sendirian. Kapolda menginstruksikan personelnya untuk kembali merajut sinergi yang kuat dengan berbagai instansi dan masyarakat agar dampak buruk Karhutla terhadap kesehatan dan perekonomian warga dapat dicegah.

  • Aksi Humanis Polisi Gendong Bayi Saat Shalat Id di Yogyakarta Banjir Pujian

    Aksi Humanis Polisi Gendong Bayi Saat Shalat Id di Yogyakarta Banjir Pujian

    Sebuah momen penuh kehangatan saat pelaksanaan Salat Idulfitri di Yogyakarta menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang anggota polisi dengan sigap membantu seorang ibu yang tengah kesulitan menggendong bayinya saat menjalankan salat.

    Kejadian itu berlangsung saat polisi tersebut sedang bertugas mengamankan jalannya ibadah Salat Id. Di tengah suasana khusyuk, ia melihat seorang ibu yang tetap berusaha melaksanakan salat sambil menggendong bayinya. Tanpa ragu, polisi itu segera menghampiri dan dengan penuh kehati-hatian mengambil alih bayi tersebut.

     

    Ia kemudian menggendong dan menjaga sang bayi hingga ibunya selesai menunaikan ibadah. Aksi sederhana namun tulus itu justru menyentuh banyak orang. Menariknya, bayi yang berada dalam gendongan polisi tampak tenang dan tidak rewel, seolah merasa nyaman dalam pelukan tersebut.

    Video ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @izzun_nafroni dan dengan cepat menyebar luas. Sejumlah akun lain, termasuk @kamiada.co, turut membagikan ulang momen tersebut dengan pesan penuh makna, mendoakan agar setiap niat baik dimudahkan.

    Respons warganet pun didominasi komentar positif. Banyak yang memuji sikap humanis dan kepedulian anggota polisi tersebut. Aksi ini dinilai sebagai wujud nyata pelayanan kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga empati.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas negara, ada sisi kemanusiaan yang mampu menyentuh hati banyak orang. Di momen penuh makna seperti Idulfitri, tindakan kecil seperti ini justru menghadirkan dampak besar dan menginspirasi.

     

     

  • Polisi Gendong Bayi Saat Shalat Id di Yogyakarta, Aksi Humanis Ini Tuai Pujian Warganet

    Polisi Gendong Bayi Saat Salat Id di Yogyakarta, Aksi Humanis Ini Tuai Pujian Warganet

    Sebuah momen penuh kehangatan saat pelaksanaan Salat Idulfitri di Yogyakarta menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang anggota polisi dengan sigap membantu seorang ibu yang tengah kesulitan menggendong bayinya saat menjalankan salat.

    Kejadian itu berlangsung saat polisi tersebut sedang bertugas mengamankan jalannya ibadah Salat Id. Di tengah suasana khusyuk, ia melihat seorang ibu yang tetap berusaha melaksanakan salat sambil menggendong bayinya. Tanpa ragu, polisi itu segera menghampiri dan dengan penuh kehati-hatian mengambil alih bayi tersebut.

     

    Ia kemudian menggendong dan menjaga sang bayi hingga ibunya selesai menunaikan ibadah. Aksi sederhana namun tulus itu justru menyentuh banyak orang. Menariknya, bayi yang berada dalam gendongan polisi tampak tenang dan tidak rewel, seolah merasa nyaman dalam pelukan tersebut.

    Video ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @izzun_nafroni dan dengan cepat menyebar luas. Sejumlah akun lain, termasuk @kamiada.co, turut membagikan ulang momen tersebut dengan pesan penuh makna, mendoakan agar setiap niat baik dimudahkan.

    Respons warganet pun didominasi komentar positif. Banyak yang memuji sikap humanis dan kepedulian anggota polisi tersebut. Aksi ini dinilai sebagai wujud nyata pelayanan kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga empati.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas negara, ada sisi kemanusiaan yang mampu menyentuh hati banyak orang. Di momen penuh makna seperti Idulfitri, tindakan kecil seperti ini justru menghadirkan dampak besar dan menginspirasi.

     

     

  • Polisi Gendong Bayi Saat Salat Id di Yogyakarta, Aksi Humanis Ini Tuai Pujian Warganet

    Polisi Gendong Bayi Saat Salat Id di Yogyakarta, Aksi Humanis Ini Tuai Pujian Warganet

    Sebuah momen penuh kehangatan saat pelaksanaan Salat Idulfitri di Yogyakarta menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang anggota polisi dengan sigap membantu seorang ibu yang tengah kesulitan menggendong bayinya saat menjalankan salat.

    Kejadian itu berlangsung saat polisi tersebut sedang bertugas mengamankan jalannya ibadah Salat Id. Di tengah suasana khusyuk, ia melihat seorang ibu yang tetap berusaha melaksanakan salat sambil menggendong bayinya. Tanpa ragu, polisi itu segera menghampiri dan dengan penuh kehati-hatian mengambil alih bayi tersebut.

     

    Ia kemudian menggendong dan menjaga sang bayi hingga ibunya selesai menunaikan ibadah. Aksi sederhana namun tulus itu justru menyentuh banyak orang. Menariknya, bayi yang berada dalam gendongan polisi tampak tenang dan tidak rewel, seolah merasa nyaman dalam pelukan tersebut.

    Video ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @izzun_nafroni dan dengan cepat menyebar luas. Sejumlah akun lain, termasuk @kamiada.co, turut membagikan ulang momen tersebut dengan pesan penuh makna, mendoakan agar setiap niat baik dimudahkan.

    Respons warganet pun didominasi komentar positif. Banyak yang memuji sikap humanis dan kepedulian anggota polisi tersebut. Aksi ini dinilai sebagai wujud nyata pelayanan kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga empati.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas negara, ada sisi kemanusiaan yang mampu menyentuh hati banyak orang. Di momen penuh makna seperti Idulfitri, tindakan kecil seperti ini justru menghadirkan dampak besar dan menginspirasi.

     

     

  • Titipkan Kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Warga Sampaikan Apresiasi kepada Polda Metro Jaya

    Titipkan Kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Warga Sampaikan Apresiasi kepada Polda Metro Jaya

    Jakarta – Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri kembali terlihat pada momentum mudik Lebaran 2026. Salah satunya disampaikan oleh Samsul Tomo, warga yang menitipkan kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Polres Metro Jakarta Timur, pada Senin (23/3/2026). Ia mengaku merasa terbantu dan lebih tenang karena dapat meninggalkan kendaraannya di tempat yang aman saat mudik bersama keluarga.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada anggota Polsek Ciracas atas pelayanan penitipan kendaraan ini. Dengan adanya fasilitas ini, kami sebagai masyarakat merasa sangat terbantu dan lebih tenang saat mudik. Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Sekali lagi terima kasih kepada Bapak-Bapak Polisi dari Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Polda Metro Jaya,” ujar Samsul.

    Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H. Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil selama meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman.

    Program ini dihadirkan sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya saat permukiman ditinggal mudik. Selain membuka layanan penitipan kendaraan, jajaran kepolisian juga menggencarkan patroli di kawasan permukiman guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, sejalan dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, apresiasi yang disampaikan masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan Polri yang humanis benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, kehadiran layanan penitipan kendaraan gratis merupakan bentuk komitmen Polda Metro Jaya untuk memberikan perlindungan dan rasa tenang kepada warga selama masa mudik Lebaran.

    “Apresiasi dari masyarakat tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Layanan penitipan kendaraan gratis ini merupakan bentuk kepedulian Polri agar masyarakat dapat mudik dengan tenang, tanpa rasa khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan. Kami ingin menghadirkan rasa aman, sekaligus memastikan momentum Lebaran dapat dirasakan masyarakat dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” kata Kombes Pol. Budi Hermanto.

    Ia menambahkan, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik dan libur Lebaran merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan serta apresiasi yang diberikan warga menjadi energi positif bagi jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis, responsif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.